Achmad Sebutkan 10 Tahun Terkahir Pasir Pangaraian Alami Perubahan Signifikan
Portalriau.com - ROKAN HULU - Bupati Rokan Hulu (Rohul) Achmad, menyebutkan kalau dalam kurun 10 tahun terakhir, Kota Pasir Pangaraian ibukota kabupaten Rohul mengalami perubahan yang signifikan. Sehingga identitas daerah bisa terlihat lebih baik dari ibu kota itu sendiri dan orang Rohul tidak malu lagi jika menyebut diri sebagai orang Rohul.
Informasi ini disampaikannya, belum lama ini, katanya, Kota Pasir Pangaraian belum lama ini. Katanya, Kota Pasir Pangaraian selama ini sempit, namun setelah ada jalur dua, kemudian ada Masjid Agung Madani Islamic Center (MAMIC), Rohul, kini kota Pasir Pangaraian sudah setara dengan ibu kota kabupaten lainnya di Provinsi Riau.
"Kita berharap Kota Pasir Pangaraian bisa menjadi ibukota kabupaten terbaik di Provinsi Riau, jadi kalau kita berfikir sehat ini tidak perlu lagi dilakukan perobahan, jadi kalau ada nanti pemimpin baru menggantikan saya tinggal memperindah lagi," ujarnya.
Dijelaskannya, saat HUT Partai Demokrat di DPC Partai Demokrat Rohul, jika ada orang yang mengatakan kalau Kota Pasir Pangaraian tidak bagus dan tidak berubah dalam 10 tahun terakhir, berarti matanya sudah buta. " Ini kita tata sebaik mungkin, karena kota itu perlu, sebab Pasir Pangaraian sebagai patronnya kabupaten Rohul," tuturnya.
Lebih lanjut diterangkan Bupati Rohul, pondasi Negeri Seribu Suluk sudah dibangun tinggal dilanjutkan lagi, jadi jangan sembarangan buat agenda perobahan. "Ini saja sudah bisa dinikmati masyarakat, maunya ini ditingkatkan dan dilanjutkan peembangunannya, jangan dirobah perlu diingat kita lebih baik makan ubi tapi kenyataan dari pada makan humbarger tapi mimpi," bebernya.
Ditambahkannya, jika nanti sudah terpilih pemimpin baru untuk Rohul, tinggal membangun desa, kalau kota sudah mantap, kemudian jalan kedesapun sudah dibangun tinggal peningkatannya. "Kita sudah buka jalan kedesa-desa, tinggal peningkatannya nanti, jadi kita lakukan yang terbaik untuk negeri ini supaya bisa menjadi kabupaten/kota terbaik di Provinsi Riau tahun 2016 mendatang," pungkasnya.
Diungkapkannya, kalau dulu orang Pasir Pangaraian datang ke Pekanbaru, ketika orang bertanya orang mana, itu mereka malu karena kondisi daerah infratruktur pembangunannya dan ekonomi masyarakat tidak bagus. "Tapi kalau sekarang orang Rohul di Pekanbaru pasti bangga menyebutkan dirinya orang Pasir Pangaraian, apalagi dengan adanya MAMCI Rohul, kalau dulu di sini sulit cari uang, sekarang dari mana-mana orang datang ke Rohul untuk mencari nafkah dan duit," tutupnya. (MPR/Adventorial/Humas)