Bupati Resmikan Bangunan di Komplek Surau Suluk Induk

Portalriau.com - ROKAN HULU - Bupati Rokah Hulu (Rohul) Drs H Achmad MSi, Jumat (23/10) meresmikan sejumlah pembangunan yang ada di Komplek Surau Suluk induk di Desa Koto Tinggi Kecamatan Rambah.

Beberapa pembangunan fisik yang diresmikan yakni pemakaian Masjid Syekh Ibrahim Al-Khalidi Naqshabandi yang telah direnovasi.Surau suluk ini lebih luas dengan kondisi sebelumnya.

Bangunan masjid dua lantai ini, untuk lantai I digunakan untuk salat berjamaah, dan lantai II digunakan untuk kegiatan tarekat seperti Tawajjuh dan lain sebagainya.
Selain Masjid, masih didalam komplek tersebut, orang nomor satu Rohul juga meresmikan bangunan rumah suluk yang baru khususnya untuk kaum Laki-laki. Sementara bangunan surau suluk lama yang berada di samping masjid akan dimamfaatkan untuk suluk kaum wanita.

Tak hanya itu, Bupati dua periode juga meresmikan SMP Islam Teknologi Syekh Ibrahim yang satu-satunya berada di kawasan tersebut, yang ditandai dengan penandatanganan prasasti yang bertepatan pada Haul ke 56 Syekh Haji Ibrahim Al-Khalidi An Naqsyabandi.

Sementara, peresmian Masjid ditandai dengan pembukaan papan selubung dan salat Jumat perdana yang di ikuti ribuan jamaah tarekat Naqsabandia dari tiga provinsi yakni Riau, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Turut hadir Bupati Rohul Drs H Achmad MSi yang juga cucu dari almarhum Syekh Haji Ibrahim Al-Khalidi An Naqsyabandi, Wakil Bupati Rohul Ir H Hafith Syukri MM, Forkopimda, segenap Keluarga Besar Syekh Ibrahim, para Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Rohul.

Haul tersebut dihadiri ratusan jamaah tarikat dari perwakilan tiga provinsi, Riau, Sumatera Barat dan Sumatera Utara.Juga hadir Mursyid-mursyidin, Khalifah dan Anggota Jamaah Tareqat Naqsabandiah se Rokan Hulu dan penceramah Ustad Abdul Somad, LC, MA

Bupati Rohul menyebutkan,  Haul ke 56 Syekh Ibrahim ini merupakan wahana untuk mengingat kembali, bahwa sesungguhnya Rohul  banyak melahirkan  tokoh-tokoh sufi yang berpengaruh.

Tidak hanya berpengaruh di Rohul saja, tetapi di riau, Indonesia dan juga dunia.Sehingga negeri ini layak dijuluki dengan julukan negeri seribu suluk

"Patut kita bersyukur kepada Allah SWT, negeri kita ini sesungguhnya banyak melahirkan sufi-sufi terkenal yang berpengaruh dalam perkembangan islam dan sendi-sendi kehidupan sosial masyarakat. Peringatan haul ini, bentuk penghargaan kita kepada mereka, sehingga semangat mereka dahulu bisa terus kita ingat dan kita aplikasikan dikehidupan sekarang dan dimasa mendatang," sebutnya

Bupati dua periode itu menjelaskan, betapa sulitnya dulu para tokoh dan ulama mencari sesuatu.Artinya taufik dan rahmat itu tak akan turun, dalam artian mereka harus bertakwa dan ibadah dulu.

Tentunya Ulama terdahulu dapat menjadi suri tauladan dan motivasi dalam menjalan dunia dan akhirat. Tentunya, sejarah dan kehidupan para ulama, menjadi investasi bagi masyarakat Rohul.Karena mereka dalam melaksanakan ibadah, ibarat sungai mengalir

"Kalau dulu banyak tantangan dan keterbatasan, para ulama dapat berbuat sesuatu. Kenapa dengan kecanggihan zaman dan teknologi sekarang, tak bisa berbuat.Inilah salah satu tujuan Haul yang kita laksanakan. Simbol-simbol keagamaan harus dibuat, bukan simbol, tapi ruh keagamaan harus ada ditengah masyarakat. Berdenyut ibarat nadi," katanya

Bupati Rohul dalam sambutannya, pemerintah daerah komitmen dalam mendukung eksistensi keberadaan ilmu tarekat di Rohul yang selama ini dikenal dengan julukan negeri seribu suluk. Dia mengaku, peresmian sejumlah pembangunan yang berada di Komplek Surau Suluk Induk Desa koto Tinggi, sengaja mengambil momen pada puncak Haul ke 56 Syekh Ibrahim Al-Khalidi An Naqsyabandi.

Dijelaskannya, perubahan Surau Suluk Syekh Ibrahim menjadi Masjid, di dasari atas semakin bertambahnya jamaah yang melaksanakan ibadah di masjid ini.Karena fungsinya tidak hanya sebagai tempat melaksanakan ibadah, tetapi juga perkumpulan Suluk.

Untuk menunjang itu, lanjutnya, dirasa perlu untuk memperluas dan membuat masjid ini lebih repsentatif. Sehingga memberikan kenyamanan bagi jamaah tarekat untuk melaksanakan ibadah. "Surau suluk Syekh Ibrahim ini merupakan surau induk dari surau-surau suluk yang ada di 16 kecamatan se Rohul.Jadi setiap bulannya, digelar kegiatan suluk di Surau induk ini," sebutnya

Achmad mengaku, saat dilakukan renovasi, surau suluk Syekh Ibrahim dibuat lebih besar dari ukuran semula untuk dijadikan Masjid dengan dua lantai. "Setelah diresmikan, pemakaian masjid ini sudah tidak lagi diperuntukan bagi jamaah suluk saja  melainkan untuk beribadah bagi seluruh umat Islam," tegasnya.

Selain itu, disisi belakang masjid juga dibangun Gedung Suluk baru yang diperuntukan untuk tempat bersuluk bagi kaum laki-laki, sementara bangunan Suluk lama akan dijadikan sebagai tempat bersuluk bagi kaum wanita.

Tak hanya fasilitas ibadah, Kawasan Surau Suluk Syekh Ibrahim Juga sudah dilengkapi dengan, fasilitas pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tekhnology. "Kita harapkan tamatan SMP Islam Tekhnologi ini nantinya akan mencetak-mencetak generasi muda qur’ani," tambahnya.(DPR/Adventorial/Humas)

Berita Terkait

Wakil Bupati Labuhanbatu Ikuti Zoom Meeting Penyaluran Transfer ke Daerah Untuk Bantuan Bencana se-A

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu mengikuti Zoom Meeting Penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) untuk bantuan daerah terdampak bencana se-Aceh yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam…...

Bupati Labuhanbatu Sambut Kepulangan 217 Jamaah Haji Kloter 13 di Asrama Haji Medan

MEDAN,Portalriau.com– Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM, menyambut langsung kepulangan Jamaah Haji Kelompok Terbang (Kloter) 13 asal Kabupaten Labuhanbatu di Asrama Haji Medan,…...

217 Jama'ah Haji Labuhanbatu Tiba di Bumi Ika Bina En Pabolo

Labuhanbatu,Nusa24.com- Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Bumi Ikata Bina En Pabolo saat Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menyambut kepulangan rombongan jemaah haji asal daerah tersebut, di…...

Meriahnya Perayaan 1 Suro di Desa Kampung Baru, Ribuan Warga Antusias Ikuti Kirab Budaya Jawa

Labuhanbatu, Portalriau.com- Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai perayaan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang bertepatan dengan 1 Suro 1960 Jawa di Desa Kampung Baru,…...

Nt. Hj. Wanjuma Sari Dewi Hadiri Pentas Seni dan Pelepasan Siswa SDN 6 Rantau Utara

Labuhanbatu, Portalriau.com- Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Labuhanbatu, Ny. Hj. Wan Juma Sari Dewi, menghadiri acara Pentas Seni dan Pelepasan Siswa-Siswi Kelas…...