Jauh di Dusun Terpencil, Bupati Wardan Resmikan SMP Senilai 3,6 Milyar
Portalriau.com - TEMBILAHAN - Seusai meresmikan SMP Islam terpadu yayasan Islamultakdiyah Desa Pancur Kecamatan Keritang, Jumat (13/05/2016), setelah sholat jumat dan makan siang, Bupati Wardan melanjutkan perjalanan ke Dusun Portal, Desa Sekayan Kecamatan Kemuning.
Masih dengan rombongan yang sama, Bupati Kelapa ini didampingi anggota DPRD Inhil, Edy Hariyanto Sindrang dan para pejabat SKPD di lingkungan Setda Inhil.
Agenda Bupati Wardan ke Desa yang jauh diwilayah perbatasan itu, masih dalam tema yang sama, yaitu peresmian sekolah sebagai komitmen beliau dalam memajukan pendidikan di negeri seribu parit.
Desa Sekayan jauh terpencil dari Ibu Kota Tembilahan, untuk sampai kesana dibutuhkan waktu kurang lebih lima jam dengan melewati medan yang sangat ekstrim, apalagi saat dimusim hujan.
Namun siapa sangka, disana telah dibangun gedung sekolah dengan begitu megahnya, bahkan melebihi sekolah yang ada di ibu kota Kabupaten.
Yaitu SMPN 4 Kemuning, pembangunan sekolah ini adalah hasil kerja sama pemerintah Australia dengan Indonesia, sekolah tersebut dibangun dengan dana sebesar 3,6 Milyar.
Bersamaan dengan itu juga, Wardan meresmikan sekolah yang berstatus swasta dengan nama SMP satu atap 001 menjadi SMP N 5 Kemuning yang peralihan statusnya sudah ditandatangin Wardan sejak 24 Maret 2016.
"Harapan saya timbul sprit semangat dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan yang ada tentunya dukungan wali murid, orang tua-tua, kesungguhan dari anak-anak didik kita, keseriusan dan kedisiplinan guru-guru dalam melaksanakan tugas," ungkap Wardan.
Wardan juga berpesan fasilitas yang telah ada dimanfaatkan dengan sebaik mungkin untuk meningkatkan mutu pendidikan.
"Bangunan yang sudah bagus ini supaya dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, karena dulu di sini cikal bakalnya sekolah marjinal itu adalah untuk menampung anak-anak yang terpinggirkan dan terdata ada 19 orang, tidak ada gedung, tetapi alhamdulliah masyarakat berbaik hati telah menghibahkan tanah sehingga dapat dibangun gedung ini yang bagus," ujar Wardan. (DPR/Advertorial/Humas)