Kebun Kelapa Rusak, Masyarakat Dusun Peyagu Mandah Ngadu Ke Bupati Inhil

Kebun Kelapa Rusak, Masyarakat Dusun Peyagu Mandah Ngadu Ke Bupati Inhil

Portalriau.com - TEMBILAHAN - Puluhan tahun lamanya, tepatnya sudah dari tahun 1987, masyarakat Dusun Peyagu, Desa Pulau Cawan, Kecamatan Mandah, Inhil, Riau harus bertahan hidup dengan kebun kelapa yang rusak.

Selama kurun waktu 29 tahun itu, tidak ada perbaikan yang dilakukan untuk masyarakat di sana.

 

Sehingga, ketika orang nomor satu di Negeri Seribu Parit berkunjung ke dusun itu, Jumat (16/9/2016), masyarakat pun langsung menyampaikan permasalahan itu.

 

''Kebun kami ini sudah ratusan tahun umurnya, dan ini merupakan masih  peninggalan datuk moyang kami, merekalah yang menanam. Namun, sejak tahun 1987 kebun mulai mengalami kerusakan,'' ujar Danras warga Dusun Peyagu.

 

Ia mengatakan, penghasilan dari kebun kelapa sudah tidak bisa diharapkan lagi, sehingga banyak masyarakat yang mencari alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

 

''Kami di sini sangat berharap Pemkab bisa membangun tanggul sepanjang 30 kilo meter, sehingga kelapa kami tidak lagi terkena intusi air laut,'' cetusnya.

 

Menanggapi apa yang disampaikan masyarakat itu, Bupati Inhil, HM Wardan yang kala itu berkunjung didampingi Rektor Universitas Riau beserta para Dekan dan Dosen itu mengatakan beberapa tahun ini Pemkab terus membuat program prioritas perbaikan kebun masyarakat.

 

Namun, luasnya jumlah kebun yang rusak yang tersebar di seluruh Inhil, dikatakannya tidak sesuai dengan APBD Inhil yang ada. Sehingga, untuk solusinya, dikatakan Bupati perlu ada terobosan lain

 

''Jika menggunakan APBD Inhil, kemungkinan Pemkab tidak mampu, maka dari itu saya selalu mengundang kepada teman-teman investor agar bisa bekerja sama dengan pemerintah dalam melakukan penyelamatan perkebunan masyarakat,'' tukas HM Wardan.

 

Prof.Dr.Aras Mulyadi.M.Se Rektor Universitas Riau (Unri) yang langsung menawarkan konsep perbaikan perkebunan masyarakat.

 

"Kedatangan kita ke sini memang langsung meninjau perkebunan masyarakat, kalau sama-sama kita lihat memang sangat rusak parah. Untuk perbaikan perkebunan masyarakat saat ini memang harus dilakukan perbaikan lingkungan, baik itu penanaman pohon magrove, pembuatan tanggul, serta trio tata air. Jika ini sudah terlaksana, maka akan mencegah intrusi air laut," katanya.

 

Setelah itu, baru dilakukan peremajaan atau penanaman kembali yang harus menjadi perioritas Pemerintah untuk membantu masyarakat.

"Kalau sudah dua sisi tadi, artinya harus reflenting. Nah inilah konsep perbaikan perkebunan masyarakat ini," katanya. (DPR/Advertorial/Humas)

Berita Terkait

Wakil Bupati Labuhanbatu Ikuti Zoom Meeting Penyaluran Transfer ke Daerah Untuk Bantuan Bencana se-A

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu mengikuti Zoom Meeting Penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) untuk bantuan daerah terdampak bencana se-Aceh yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam…...

Bupati Labuhanbatu Sambut Kepulangan 217 Jamaah Haji Kloter 13 di Asrama Haji Medan

MEDAN,Portalriau.com– Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM, menyambut langsung kepulangan Jamaah Haji Kelompok Terbang (Kloter) 13 asal Kabupaten Labuhanbatu di Asrama Haji Medan,…...

217 Jama'ah Haji Labuhanbatu Tiba di Bumi Ika Bina En Pabolo

Labuhanbatu,Nusa24.com- Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Bumi Ikata Bina En Pabolo saat Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menyambut kepulangan rombongan jemaah haji asal daerah tersebut, di…...

Meriahnya Perayaan 1 Suro di Desa Kampung Baru, Ribuan Warga Antusias Ikuti Kirab Budaya Jawa

Labuhanbatu, Portalriau.com- Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai perayaan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang bertepatan dengan 1 Suro 1960 Jawa di Desa Kampung Baru,…...

Nt. Hj. Wanjuma Sari Dewi Hadiri Pentas Seni dan Pelepasan Siswa SDN 6 Rantau Utara

Labuhanbatu, Portalriau.com- Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Labuhanbatu, Ny. Hj. Wan Juma Sari Dewi, menghadiri acara Pentas Seni dan Pelepasan Siswa-Siswi Kelas…...