Maulid Nabi SAW, Bupati Inhil Akan Senantiasa Memperjuangkan Penghapusan Semua Penyakit Masyarakat
Portalriau.com - TEMBILAHAN Pada Jumat malam (2/01/2015) Bupati Inhil Bapak HM Wardan beserta semua unsur muspida Inhil dan Pejabat Pemerintah daerah Kabupaten Indragiri Hilir, Riau serta pengurus Masjid Al Huda Tembilahan melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Bertindak selaku penceramah dalam kesempatan itu, Habib Abdillah Bin Abu Bakar Al Habsyi, pengasuh sebuah pondok pesantren di Amuntai Kalimantan Selatan menyatakan bahwa hikmah dari peringatan kelahiran, perjalanan dan kematian Nabi Muhammad SAW adalah perlunya ilmu dalam setiap pengamalan.
“Beramal tanpa ilmu tidak akan memberikan manfaat apa-apa, Allah SWT tidak akan menerima amalan yang dilakukan tanpa ilmu, untuk itu hadist nabi menyuruh kita menuntut ilmu sejak lahir hingga mati, “ jelas Habib yang terkenal dengan pondok pesatrennya yang mengasuh para berandalan menjadi manusia islami.
Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Huda tersebut selain dihadiri para pejabat pemkab Inhil juga dipenuhi oleh ribuan masyarakat Kota Tembilahan.
Bupati Inhil, HM Wardan dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan tuntunan yang telah ditinggalkan Nabi Muhammad SAW, ummat manusia harus senantiasa melakukan introspeksi diri secara berkala agar apa yang dijalani bisa sesuai dengan pedoman hidup yang dijelaskan Nabi Muhammad SAW.
“Dengan memperingati maulid Nabi Muhammad SAW ini diharapkan kita semua semakin teguh dalam iman dan amal, “ ungkapnya.
Selain menyampaikan hal tersebut, bupati juga menjelaskan bahwa pihaknya selama memimpin Inhil akan senantiasa memperjuangkan penghapusan semua penyakit masyarakat di Inhil.
“Dengan segenap daya dan upaya kita bersama, kita akan terus mengembalikan Inhil, khususnya Kota Tembilahan yang sudah terkenal dengan Kota Ibadah dalam implementasi sikap keseharian masyarakatnya, “ papar bupati. (MPR/Eka)