Meski Inhil Tak Lagi Jadi Lumbung Qori dan Qoriah, Bupati Mengaku Tetap Optimis
Portalriau.com - TEMBILAHAN - Melalui momen Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) di tingkat Kecamatan, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengajak seluruh pihak yang berkaitan dengan penyelenggaraan untuk mengembalikan kejayaan Kabupaten Inhil sebagai 'lumbung' qari dan qari'ah di Provinsi Riau. Untuk itu, dalam pelaksanaan MTQ tingkat Kecamatan Kemuning yang akan segera digelar, Bupati Wardan melarang keras bagi setiap Desa maupun Kelurahan mengikutsertakan qari dan qari'ah yang berasal dari luar daerah Kecamatan Kemuning.
''MTQ tingkat Kecamatan, merupakan momentum bagi Pemerintah Kecamatan dan Masyarakat Kemuning untuk mengeksplorasi 'bibit unggul' qari dan qari'ah yang nantinya bisa menjadi delegasi ke MTQ tingkat Kabupaten Inhil, provinsi Riau, bahkan Nasional,'' kata Bupati dalam sambutannya pada pawai ta'aruf yang digelar di Kecamatan Kemuning. Dulu, ia menjelaskan, Inhil pernah mendapatkan predikat sebagai 'lumbung' qari dan qari'ah yang begitu disegani dalam kancah Provinsi Riau pada setiap penyelenggaraan MTQ.
''Kerinduan dan keinginan untuk kembali menjadi Kabupaten yang disegani karena banyaknya qari dan qari'ah berbakat, kini terasa begitu besarnya. Ingin sekali momen seperti saat dulu itu terulang kembali, yang mana qari dan qari'ah asal Inhil senantiasa meraih prestasi menjadi juara dalam MTQ Provinsi Riau,'' pungkasnya.
Kendati predikat sebagai 'lumbung' qari dan qari'ah tersebut mulai tergerus waktu, Bupati tetap optimistis, momen membanggakan seperti yang pernah dialami Kabupaten Inhil itu akan dapat kembali terulang, jika memang fokus untuk mendapatkannya. Untuk diketahui, Pawai Ta'aruf yang dipusatkan di Desa Batu Ampar tersebut, dilaksanakan guna menyambut penyelenggaraan MTQ Tingkat Kecamatan Kemuning yang akan diikuti oleh 11 Desa dan 1 Kelurahan.
Terlihat antusiasme masyarakat Kecamatan Kemuning yang begitu tinggi dalam mengikuti pawai ta'aruf. Terbukti, meski harus berjalan menyusuri jalan dengan panjang sekitar 2 kilometer di bawah terik matahari, ratusan masyarakat Kecamatan Kemuning tetap melakukannya. Melihat antusiasme masyarakat tersebut, Bupatipun terkesima dan menyebut Pawai Ta'aruf di Kecamatan Kemuning dapat disetarakan dengan Pawai Ta'aruf yang diadakan pada tingkat Kabupaten Inhil. (DPR/Advertorial/Humas)