Safari Ramadan, Bupati Inhil Jadi Imam Salat Tarawih di Mushala At-tawwab Tembilahan
Portalriau.com - TEMBILAHAN - Safari Ramdahan, Bupati Inhil, Riau, HM Wardan melaksanakan salat tarawih bersama masyarakat di Mushala At-tawwab yang terletak di Jalan Mattaram, Tembilahan, Kamis (23/6/2016).
Bersama sang istri, Zulaikhah Wardan, Bupati juga didampingi beberapa pejabat eselon di Lingkungan Pemkab Inhil. Panitia Mushala, Fauzi dan Sardi, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Bupati Inhil yang bersedia hadir di Mushala yang dibangun pada tahun 1984 itu.
''Rencana kami ke depan Insa Allah akan membangun rumah kaum dari hasil sumbangan masyarakat,'' ujarnya. Ia juga menuturkan, HM Wardan merupakan Bupati pertama yang menginjakkan kaki di Mushala tersebut. ''Sudah 32 tahun Mushala ini berdiri. Baru inilah bupati sebagai pejabat tertinggi di kabupaten ini sudi menginjakkan kakinya di surau kami ini. Untuk itulah kami mengucapkan banyak terimakasih kepada Pak Wardan yang telah mau berkunjung kesini,'' sebutnya.
Sementara itu, Bupati Inhil, HM Wardan pada kesempatan itu, menyampaikan tentang keutamaan 10 hari kedua Ramadhan seperti yang disebutkan di dalam hadist Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu, dimana Ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: Awal bulan Ramadhan adalah Rahmah, pertengahannya Maghfirah dan akhirnya Itqun Minan Nar (pembebasan dari api neraka)''.
''10 hari kedua Ramadhan inilah Allah membukakan pintu magfirah atau ampunan yang seluas-luasnya bagi kita semua,'' tuturnya. Karenanya itu, dikatakan Bupati jangan sampai melewatkan hari-hari penuh ampunan yang telah dijanjikan oleh Allah SWT dengan sia-sia. Pada waktu-waktu inilah saat yang paling tepat untuk memperbanyak doa serta memohon ampunan kepada Allah SWT atas segala dosa-dosa yang telah dilakukan di masa lalu agar diampuni dan dibebaskan dari hukuman.
''Perbanyaklah melakukan Salat malam, berdoa dan berdzikir karena pada 10 hari kedua Ramadhan ini merupakan kesempatan yang diberikan oleh Allah SWT untuk mengurangi dosa-dosa yang telah kita perbuat. Dengan memohon ampunan dengan tulus dan bersungguh-sungguh serta bertobat dari hati yang terdalam Insya Allah pasti mendapatkan ampunan-Nya,'' tukas HM Wardan. (DPR/Advertorial/Humas)