Hadiri Musda ke-3 PGPI, Bupati Suparman Sebut Keanekaragaman Jangan Dijadikan Perbedaan
Portalriau.com - ROKAN HULU - Bupati Rokan Hulu (Rohul) Suparman, menghadiri sekaligus membuka acara pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Ke-III Persatuan Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Kabupaten Rohul di Hotel Gelora Bakti Pasirpengaraian, Kamis (2/6) sore.
Pada acara tersebut dihadiri Ketua PGPI Provinsi Meldi Sitorus, Perwakilan Kemenag Rohul Bidang Penyelenggaraan Umat Kristiani Ibu Jernih, Ketua PGPI Kabupaten Rokan Hulu Arifin Sitorus serta ratusan Pendeta yang ada di Rohul.?
?Dalam sambutannya, Bupati Rohul Suparman, mengharapkan agar semua masyarakat mengubah cara berpikir dan menghilangkan perbedaan untuk kemajuan Rohul ke depan.
"Karena pada prinsipnya perbedaan itu indah kalau bisa saling menjaga dan menghargai.? Negeri Seribu Suluk perlu menjaga toleransi beragama dan juga kecerdasan untuk hidup berdampingan secara damai, saya menjamin tidak ada kebijakan yang dikeluarkan Pemkab Rohul karena perbedaan agama, ras dan suku", tegasnya.?
?Dirinya mengaku perbedaan itu sangat indah bila saling menghargai, mari bersatu membangun negeri Seribu Suluk ini kedepan? Keanekaragaman adat budaya, ras, suku dan agama jangan dijadikan perbedaan. "Justru adanya perbedaan itu membuat kita lebih kuat saling menghargai satu sama yang lainnya sehingga pembangunan Rohul kedepan dapat terwujud, karena adanya kebersamaan kita memiliki daerah ini," pungkasnya.?
?Di tempat yang sama, Jernih Simatupang, mengajak seluruh Jemaat Gereja Pentakosta agar membuka mata atas kehancuran yang sudah dekat dengan kita mari sama-sama kita cegah dan tingkatkan dan peduli dengan sesama baik berupa doa dan kerja nyata agar Kabupaten Rohul lebih baik kedepannya.?
Saat ini sekolah-sekolah kristen di Rohul, sambungnya, masih membutuhkan guru agama untuk itu diharapkan Pemkab Rohul dapat memberikan solusi?. "PGPI Rohul berupaya dan konsisten menjaga kesenjangan sosial ditengah-tengah masyarakat sehingga dapat menciptakan suasana yang kondusif dan saling menghargai sesama umat beragama," katanya.? (DPR/Adv/Humas)