PLN Tak Jamin Tidak Ada Pemadaman Bergilir Selama Ramadhan
TEMBILAHAN - Bulan ramadhan tahun hanya tinggal menghitung hari, dimana dibulan ini umat islam melakukan ibadah puasa sebulan penuh.
Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, bulan ramadahan juga diwarnai dengan pemadaman listrik bergilir oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Pemadaman listrik dibulan puasa suatu hal yang sangat masyarakat keluhkan, pasalnya dibulan ramadhan banyak kebutuhan masyarakat yang sangat bergantung dengan listrik, masak-memasak, agar nyaman beribadah, dan bangun sahur pada waktu subuh.
"Kita sangat meminta kepada pihak PLN jangan ada pemadaman bergilir selama bulan suci Ramadhan, kita sangat berharap sekali," ucap Mahdin, warga Tembilahan kepada awak media beberapa hari lalu.
Pihak PLN Rayon Tembilahan ketika dikonfirmasi oleh media terkait pasokan listrik saat bulan ramdahan mendatang belum bisa memastikan akan tidak ada pemadaman bergilir.
Bagian ADM dan Pelayanan Pelanggan, Tino Lala mengungkapkan pasokan listrik bergantung kepada kondisi mesin dan cuaca.
"Kondisi saat ini untuk sementara kami lagi melakukan perbaikan mesin yang mengakibatkan gangguan sehingga mengurangi pasokan daya listrik dan menyebabkan pemadaman bergilir. Dari kerusakan tersebut, kami lagi mengupayakan perbaikan mesin sebelum Ramadhan," ungkap Tino, Senin (23/05/2016).
Jelas Tino lagi, pemadam tersebut juga tergantung cuaca. Misalnya, jika cuaca panas, maka masyarakat lebih banyak menggunakan alat elektronik, seperti kipas angin atau AC. Maka Beban Puncak (BP) pemakaian sekitar 13,8 Mega Watt, sedangkan Daya Mampu (MP) hanya 12,7 Watt.
"Jika terjadi Defisit 1,1 Mega Watt maka kami akan melakukan pemadaman bergilir, dan akan melakukan pengumuman, dan kalaupun ada pemadaman, 6x1 atau 5x1," terang Tino. (dpr/Ard)