Bibit Kacang Ditanam Tak Tumbuh,  Masyarakat Menaming Merasa Ditipu Pemerintah

Bibit Kacang Ditanam Tak Tumbuh, Masyarakat Menaming Merasa Ditipu Pemerintah

ROKAN HULU-Sejumlah petani, di Desa Menaming, Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul),  merugi, sebab bibit kedelai Unggul, bantauan pemerintah banyak yang tak tumbuh.

Seperti, dialami  Ratisan (Petani Desa Minaming), dirinya merasa merugi akibat bibit Kedelai Unggul bantuan dari pemerintah tidak  tumbuh dengan baik dan sempurna.

"Katanya sih bibit unggul, tapi kok kayak gini, kami lihat banyak bibit kedelainya gak tumbuh. Kalau kayak ginikan dah jelas para petani  susah. Tolong lah pemerintah, kalau memang Bibit Unggul pasti akan cepat pertumbuhanya tidak sepertiini," kesal Ratinas (17/4) saat ditemui di kebunya Desa Menaming

Teranganya,  akibat hal ini membuat para petani merasa rugi, baik dari pembiayaan, tenaga, perawatan dan lain sebagainya, hal ini sangat memperihatinkan penghasilan para petani dan  menjadi ujung tombak pemasok bahan pangan untuk bertahan hidup, Lahan  ditanami Kedelai miliknya, sekitar 2 hektar. Namun 1 hektar lebih tanaman kedelai  dirinya tanam tak tumbuh.

Saat ditanya proses penanamannya seperti apa, dirinya menjawab, proses tanam sudah sesuai dengan arahan  pemerintah dengan menjemur bibit sebelum ditanam. Namun hasilnya sangat mengecewakan.

Ratisan, merasa anehnya kalau bibit kedelai lokal bukan bibit unggul sudah lebih  tiga hari dari bibit unggul, bisa tumbuh subur dan sangat memuaskan. Sedangkan bibit unggul yang di berikan pemerintah tumbuh namun tidak maksimal.

"Saya tidak tahu penyebabnya apa, padahal cara menanam sama, sesuai dengan arahan. Tapi kenapa bibit lokal yang tumbuh subur. Kalau kaya gini, apa yang salah ya, bibitnya atau apanya, harapan kami petani ketika  ditanamnya tumbuh subur, bahkan menghasilkan lebih dari yang diperkirakan, tapi, hal tersebut tidak sesuai dengan yang diinginkan para petani untuk saat ini, bahkan para petani merasa merugi," bebernya.

Bukan hanya itu saja, tanah yang dimilikinya juga bisa dikatakan subur. Pasalnya, lahan miliknya merupakan bekas kubangan kerbau. Hal tersebut terbukti, sayuran dan kedalai lokal bisa tumbuh subur tanpa diberikan pupuk.  Dirinya berharap kepada pemerintah kalau untuk memberikan bibit bantuan kepada petani harus kualitas yang memang benar-benar baik atau bagus agar bisa mensejahterakan masyarakat khususnya para petani dan bukan malah merugikan para petani.(dpr/raj)

Berita Terkait

Kepsek SMAN 1 Aek Natas Diduga Korupsi Dana Bos TA 2024-2025

Labuhanbatu Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) I Aek Natas Bayu Wahyudi diduga Korupsi Dana Biaya Operasional Sekolah (Bos) Tahun Anggaran (TA) 2024-2025. dugaan tersebut…...

Gema Takbir di Zona Rokan: Ratusan Hewan Kurban PHR Alirkan Kebahagiaan hingga ke Pelosok Desa

Pekanbaru-Portalriau.com-- Gema takbir Hari Raya Iduladha 1447 H tidak hanya membawa kedamaian spiritual, tetapi juga mengalirkan kebahagiaan di sekitar wilayah operasi PT Pertamina Hulu Rokan…...

MTQ ke-55 Dan FSQ ke-40 Tingkat Kabupaten Labuhanbatu Resmi Ditutup

Labuhanbatu, Portalriau.com- MTQH ke- 55 dan FSQ ke- 40 tingkat Kabupaten Labuhanbatu tahun 2026, bertempat di Ex Terminal Padang Bulan Jl. Baru Bay Pass Kelurahan…...

Ribuan Masyarakat Bersama Bupati Labuhanbatu Ramaikan Pawai Obor Idul Adha

Labuhanbatu, Portalriau.com- Ribuan masyarakat memadati ruas jalan di Kabupaten Labuhanbatu untuk mengikuti pawai obor menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah bersama Bupati Labuhanbatu, Selasa…...

Wakil Bupati Labuhanbatu Shalat Idul Adha di Masjid Raya Al Ikhlas Ujung Bandar

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri ST, melaksanakan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah bersama masyarakat di Masjid Raya Al Ikhlas, Ujung Bandar, Rabu (27/5/2026)…...