Cabe Pujud Mampu Penuhi Kebutuhan Lokal

Cabe Pujud Mampu Penuhi Kebutuhan Lokal

BAGANSIAPIAPI - Akibat dari Erupsi gunung sinabung dipropinsi Sumatra Utara (Sumut) membuat harga Cabe Merah disejumlah daerah yang ada diwilayah Propinsi Riau melambung tinggi. Akibatnya, Sejumlah daerah terpaksa meminta pasokan cabe merah dari Propinsi Sumatra Barat (Sumbar) untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sementara dipropinsi itu juga telah kewalahan untuk memenuhi kebutuhan cabe merah dari berbagai daerah lainnya.

"Kalau mengenai harga cabe merah yang melambung tinggi itu bukan hanya terjadi dikabupaten Rohil saja, akan tetapi diseluruh kabupaten/kota yang ada diriau. Karena selama ini untuk kebutuhan cabe masih dipasokkan dari medan, Propinsi Sumut. Akibatnya, masyarakat kita saat ini banyak yang beralih ke cabe merah kering karena harganya lebih murah dan terjangkau," Kata Kadis perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Rohil, H Syafruddin HS, Rabu (9/11) diruang kerjanya.

Untuk kebutuhan Cabe merah dikabupaten rokan hilir saat ini masih terpenuhi walaupun harganya masih cukup mahal dipasaran. Hal ini dikarenakan kita memanfaatkan cabe merah lokal dari kecamatan Pujud. Dimana cabe merah lokal pedasnya memiliki kualitas yang sama dengan cabe yang berasal dari propinsi Sumut. "Alhamdulillah kebutuhan cabe merah dikabupaten Rohil saat ini masih terpenuhi walupun harganya cukup mahal," Kata Syafruddin.

Ia juga menghimbau kepada para petani untuk tidak terpatok dengan tanaman sawit saja, akan tetapi juga harus memanfaatkan lahan yang ada untuk ditanami cabe, salah satunya kecamatan pujud. Dimana kecamatan itu selain masih memiliki lahan yang cukup luas juga potensi lahannya sangat cocok ditanami cabe. "Untuk itu masyarakat janganlah alergi dengan cabe lokal, karena kualitasnya pedasnya masih sama dengan cabe yang berasal dari daerah lain," Ujarnya.

Mantan Kabag keuangan Setdakab Rohil ini juga meminta Dinas pertanian dan peternakan (Distanak) Rohil untuk menggalakkan tanaman cabe dinegeri seribu kubah dengan memberikan pembinaan kepada para petani. "para petani itu harus dibina dengan memberikan berbagai bibit cabe dan pupuk agar kedepannya kebutuhan cabe dinegeri ini bisa terpenuhi tanpa harus meminta pasokan dari daerah lain," Pungkasnya. (Dpr/Af)

Berita Terkait

Bupati Labuhanbatu Sambut Kepulangan 217 Jamaah Haji Kloter 13 di Asrama Haji Medan

MEDAN,Portalriau.com– Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM, menyambut langsung kepulangan Jamaah Haji Kelompok Terbang (Kloter) 13 asal Kabupaten Labuhanbatu di Asrama Haji Medan,…...

217 Jama'ah Haji Labuhanbatu Tiba di Bumi Ika Bina En Pabolo

Labuhanbatu,Nusa24.com- Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Bumi Ikata Bina En Pabolo saat Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menyambut kepulangan rombongan jemaah haji asal daerah tersebut, di…...

Meriahnya Perayaan 1 Suro di Desa Kampung Baru, Ribuan Warga Antusias Ikuti Kirab Budaya Jawa

Labuhanbatu, Portalriau.com- Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai perayaan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang bertepatan dengan 1 Suro 1960 Jawa di Desa Kampung Baru,…...

Nt. Hj. Wanjuma Sari Dewi Hadiri Pentas Seni dan Pelepasan Siswa SDN 6 Rantau Utara

Labuhanbatu, Portalriau.com- Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Labuhanbatu, Ny. Hj. Wan Juma Sari Dewi, menghadiri acara Pentas Seni dan Pelepasan Siswa-Siswi Kelas…...

Warga Minas Rajut Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele

Siak---Portalriau.com---, 15 Juni 2026 – Memasuki masa pensiun sering kali mendatangkan kecemasan tersendiri bagi sebagian orang. Terutama terkait kepastian sumber pendapatan untuk menopang kebutuhan keluarga…...