DPC Partai Demokrat Rohul Surati DPW Riau untuk Copot Gusri
PASIR PANGARAIAN-Jelang pelantikan 45 Anggota DPRD Rohul pada 1 September 2014 mendatang, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Rohul, dikabarkan tengah mengusulkan surat ke DPW Demokrat Riau, anggotanya bernama, Gusri (Dapil 4), dicopot.
Surat DPC Demokrat Rohul terkait pencopotan Gusri dari keanggotaan DPRD Rohul akhirnya tercium. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rohul, Fahrizal, mengakui, dirinya sudah menerima surat tembusan tersebut, dan kini surat tembusan dipegang Divisi Hukum KPU Rohul.
Fahrizal mengatakan kepada wartawan,bahwa pasca pleno penetapan, KPU tidak berwenang mencopot anggota dewan terpilih, apalagi menjelang pelantikan. Menurutnya, karena waktu yang mendesak, KPU hanya bisa mengawal atau menunggu klarifikasi usulan dari partai jika memang nama Gusri akan diskualifikasi oleh partai.
Selambat-lambatnya tujuh hari atau putusan telah diputuskan oleh DPP Demokrat paling lambat tiga hari sebelum jadwal pelantikan. Setelah dua hari menjelang pelantikan, kata dia, ada alat kelengkapan DPRD yang lebih berwenang memprosesnya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah Riau DPP Demokrat, Muhammad Nasir, kepada wartawan mengatakan pihaknya tidak mengizinkan adanya diskualifikasi, anggota DPRD Rohul terpilih. Sementara, terkait pencopotan Gusri telah dibahas melalui Rapat DPP di Jakarta.
Nasir juga mengakui, bahwa tidak anggota yang dipecat. Dirinya meminta Plt Ketua DPW Demokrat Riau, Drs H Achmad M.Si, untuk mencabut surat pencopotan Gusri.
“Tidak ada pecat-memecat,”terang Nasir kepada wartawan, Rabu (27/8/2014). Juga dikatakannya, bahwa Partai Demokrat tetap menghargai perjuangan para kader Demokrat dalam memenangkan Pileg 9 April 2014 lalu.
Nasir menambahkan, belakangan ini nama Gusri masuk dalam bursa calon kuat sebagai Ketua DPRD Rohul bersama tiga calon ketua lainnya. Namun demikian, dia mengakui nama Gusri dan Nasrul Hadi merupakan kandidat terkuat sebagai Ketua DPRD Rohul karena telah dibahas di DPP.
Gusri dan Nasrul, jelas Nasir, sama-sama kandidat berpeluang sebagai Ketua DPRD Rohul. “Bisa saja Gusri jadi ketua, bisa juga Nasrul Hadi. Kalau Nasrul jadi ketua, Gusri mungkin yang jadi Ketua Fraksi,”terang Nasir, dan dirinya mengharapkan kedua kandidat terkuat tetap kompak membangun komunikasi untuk kemajuan partai.
Sementara itu, Anggota DPRD Rohul terpilih dari Dapil 4, Gusri, mengakui dia tidak mengetahui jika DPC Demokrat mengajukan namanya dicoret, termasuk soal namanya masuk dalam bursa sebagai calon Ketua DPRD Rohul periode 2014-2019.
Ditanya tanggapan soal surat DPC Demokrat Rohul, Gusri enggan berkomentar. Namun demikian, dia mengharapkan proses di DPP Demokrat tetap berjalan lancar dan keputusan dihormati partai. (mpr/Alfian)